9.28.2013

Ketika Ayam adalah Hal Mewah

Beberapa hari lalu saya bekerja dengan beberapa tukang/kuli angkut. Sebagai org yg menggunakan jasa mereka, ketika pukul 12 siang lewat mereka saya ajak makan di warteg salah satu kompleks pergudangan (lokasi pekerjaan) tersebut. 

Sembari makan saya ngobrol dengan mereka dan memperhatikan bahwa lauk yg mereka ambil hanyalah nasi, tempe, tahu dan telur.
Saya menawari mereka ayam goreng; 

"Kang kok gak makan ayam? Ayo Ambil aja gak papa kok"

Beliau menjawab sambil tersenyum "udah bu ini udah cukup"

Saya coba lagi menawari "udah di ambil aja, jangan malu-malu"

Beliau menjawab "gak papa bu, saya takut makan ayam"

Dengan bingung saya bertanya "kok gitu, alergi ya?"

Beliau menjawab <b>"gak bu, saya takut kalau makan ayam hari ini, besoknya saya pengen lagi tapi gak bisa bu"</b>

Mendengar ucapan Akang (mereka semua sukunya sunda) tersebut hati saya perih. Mengingat saya bisa dengan mudahnya makan ayam tanpa berpikir bahwa saya dapat terkena 'takut' akan rasa ingin lagi dengan sesuatu.

Melihat ketika ayam adalah kemewahan bagi orang lain, saya merasa begitu besar rezki yang diberikan Allah untuk saya dan keluarga. 

Ingatlah bahwa hal yg mungkin sederhana untuk kita, adalah hal mewah untuk orang lain. Bersyukurlah. Bersyukurlah. Bersyukurlah.

Allah SWT Maha Adil, Dia tidak pernah berpaling dari hambaNya. 
Segala puji bagiNya. Aamiin





9.26.2013

Selamat Jalan, Mak Jija

Raut muka saya berubah ketika menerima telepon dari kakak saya.
Kabar yg baru dapat saya cerna setelah beberapa menit. 
Nenek saya, mak Jija telah berpulang ke Allah SWT. Sebelum duhur. 
Beliau bukanlah nenek langsung saya, namun merupakan ibu yg merawat Ayah saya sejak umur 3 bulan. 
Beliaulah nenek yg saya kenal dari keluarga ayah saya, yg saya kunjungi setiap lebaran. 

Walaupun ketika berbicara bahasa Makassar beliau tercampur-campur, beliau tetap dan dapat berkomunikasi dgn kami.
Jasa beliau begitu besar mendidik ayah saya hingga menjadi orang aeperti sekarang. Beliau mempunyai banyak anak peliharaan, termasuk keluarga-keluarga dari ayah saya.

Rasa kehilangan begitu besar menyelimuti rumah duka, i've never seen my dad so sad.

Terakhir berkunjung ke rumah nenek, Mak Jija yg saya ingat adalah beliau meminta maaf atas perbuatannya. Saya masih sempat menciumnya kala itu, dia meminta kami untuk sering mengunjunginya.

Beliau tidak pernah lupa cucunya, ingatan beliu masih kuat. Beliau bercerita tentang masa-masa dia merawat ayah saya, ketika ayah saya memutuskan untuk merantau dan  bahkan surat ayah saya untuknya. Saya dan ayah saya takjub, beliau masih ingat. Ayah saya berkaca-kaca dan saya tertawa kala itu. 

25 september 2013, we lost her.
Seorang nenek bagi cucu, ibu bagi anak-anak, tante dari keponakan, seorang istr dan wanita yang banyak dikagumi oleh orang sekitarnya. 

100 tahun 6 bulan. 

Selamat jalan nenekku, mak Jijaku.
Semoga tenang di Sisi Allah SWT, semoga Allah SWT menyambut engkau atas segala kebaikan yg engkau sebarkan dan kebaikan engkau merawat yatim-yatim yg membutuhkan uluran kasih seorang ibu. 

Segala doa untuk Engkau. 
Al-Fatihah

9.18.2013

What is Love

A six year old kid explain about love
Simply amazed :)

Bismillah

Sebersit hati saya tertegun, membaca berita meninggalnya Habib Munzir.
Beliau meninggal diusia yang muda, begitu banyak bekal. Begitu banyak orang yg mendoakan beliau. 

Dan Beliau sempat bermimpi bertemu Rasulullah SAW. Beberapa kali. 

Beliau di jemput dan disediakan rumah disisi Rasullullah.

Beliau bercerita tentang rindu. 
Rindu pada Nabi teladan kita hingga dia tersungkur di kakinya. 
Betapa besar rindu itu. 

Saya, sebagai org dengan pemahaman minim agama merasa sangat terterpana dengan kerinduan yg timbul karena ingin bertemu Tuhan dan Rasulullah SAW.
Karena saya sangat ingin merasakannya.
Merasakan kerinduan yg tdk terbendung kepada sang khalik.  

Semoga, usaha anda, saya dan saudara seiman kita yg sedang berjihad dalam mengenalnislam dapat diberi ketabahan, kekuatan dan perlindungan. 


9.16.2013

Day one, i miss you already

I am counting the day, from now on until i will see him again and hear his voice. 

This is the first day, probably the hardest day. 

I hope he will be good there and coming home healthier and bring more packs on his belly :))

I'll miss him so bad. I miss him already